Selamat Datang di Blog Saya..

Selamat membaca dan kalo boleh di comment juga'a..

Tq

Teori Motivasi dan Cara Memotivasi Karyawan

Sabtu, 07 November 2009

Pengertian.

Motivasi adalah suatu kegiatan yang menyalurkan dan memelihara prilaku atau tungkah laku manusia, yang merupaka suatu proses mempengaruhi seseorang agar melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan. Seorang karyawan mungkin menjalankan pekerjaan yang dibebankan kepadanya dengan baik, mungkin pula tidak. Dan sebagai atasan itu merupakan salah satu tugas yang penting untuk bisa memberikan motivasi.

Motivasi dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal tergantung dari mana suatu kegiatan di mulai.

Penggolongan motivasi internal terbagi menjadi 2 yaitu :

1. Motivasi fisiologis yang meeupakan motivasi alamiah (biologis) seperti lapar, haus, dll

2. Motivasi psikologis yang bisa dibilang kebutuhan batin, seperti kasih sayang.

Penggolongan motivasi eksternal ada yang positif dan negatif, ada sebuah teori dari Mc.Gregor yang dikenal sebagai teori X (negatif) dan Teori Y (positif), yang dapat menjelaskan teori motivasi eksternal, untuk lebih jelasnya anda dapat membacanya dibuku ataupun di internet.

Penerapan Teori diperusahaan

Bila anda seorang atasan dan mempunyai banyak karyawan maka anda harus dapat memotivasi karyawan anda, agar perusahaan anda dapat berjalan dengan lancar anda bisa menggunakan banyak cara untuk memotivasi karyawan anda :

1. Memastikan apakah karyawan mempunyai sarana kerja yang baik, ini sangat perlu di perhatikan karena apabila seorang karyawan yang berkerja dengan sarana dana fasilitas yang kurang memadai ini akan bedampak pada perusahaan itu juga.

2. Menghargai hasil kerja karyawan, missalnya dengan memberikan bonus gaji dengan begitu karyawanpun akan lebih semangat dalam berkerja.

3. Belajar dari karyawan itu sendiri apa yang memotivasi mereka, sebagai atasan haruslah tau apa yang sebenar’ya memotivasi para karyawan dalam berkerja.

4. Meminta masukan dan melibatkan mereka dalam mengambil keputusan, suasana yang terbuka tanpa mentutupi apapun tentang keputusan-keputusan yang menyangkut mereka sendiri.

5. Mengenali kebutuhan setiap karyawan, setiap individu mempunyai kebutuhan yang berbeda ini merupakan kewajiban seorang atasan untuk memberikan kebutuhan tersebut sesuai dengan hasil kerja dari karyawannya.

6. Menawarkan pembagian keuntungan kepada karyawan kegiatan yang berdampak kuat pada jajaran karyawan bawah harus benar-benar bisa dikenali, dan supaya karyawan tahu tujuan dari mereka berkerja.

7. Terus menerus menjaga hubungan dengan karyawan ini sangat penting karena bila seorang atasan kurang menjaga hubungannya dengan karyawannya dapat dipastikan sebuah perusahaan itu tidak akan berdiri lama.

1 komentar:

Poskan Komentar

 

Share it